Bukan Santri Kaleng-Kaleng, PERSADA UAD Buka Kelas Ekstrakurikuler bagi Santri

Yogyakarta — Pesantren Mahasiswa KH. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus berkomitmen membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki keterampilan serta kemampuan pendukung yang relevan dengan kehidupan di masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui pembukaan berbagai kelas ekstrakurikuler bagi santri PERSADA UAD tahun 2026.

Program ini menjadi ruang bagi santriwan dan santriwati untuk mengembangkan hard skill maupun soft skill, sekaligus mengeksplorasi minat dan potensi diri di luar kegiatan pembelajaran utama di pesantren.

Pada tahun 2026, PERSADA UAD membuka empat kelas ekstrakurikuler, yaitu Memanah, Tilawah, Editing Video, dan Nasyid. Seluruh kelas terbuka bagi santri dari berbagai latar program, baik santri Kedokteran, BPM, maupun Reguler.

Mengasah Potensi melalui Empat Kelas Ekstrakurikuler

Kelas Memanah dilaksanakan setiap Sabtu pagi pukul 06.00–07.00 WIB. Santri putra mendapatkan pelatihan bersama atlet panahan, Akbar, yang bertempat di Lapangan UAD. Sementara itu, santriwati dilatih oleh Ustadzah Eka Yulisari di Kampus 2B dan Hall Asrama Putri Kampus 4 UAD. Kelas ini diikuti oleh 101 santri, terdiri atas 34 santri putra dan 67 santri putri.

Selanjutnya, terdapat Kelas Tilawah yang dilaksanakan setiap Sabtu pagi pukul 06.00–07.00 WIB di Musala Putra. Kegiatan ini dibimbing oleh Ustadz Nuruddin, seorang qari nasional. Antusiasme santri terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 96 santri, terdiri atas 34 santri putra dan 62 santri putri.

Bagi santri yang tertarik dengan dunia kreatif dan teknologi, PERSADA UAD menghadirkan Kelas Editing Video. Kelas ini dilaksanakan setiap Ahad pukul 19.30–20.30 WIB di Amphitheater B Gedung Fakultas Kedokteran UAD dan dibimbing oleh Ustadz Muhammad Ziya Ul Albab, S.Ag. Sebanyak 78 santri mengikuti kelas tersebut, terdiri atas 31 santri putra dan 47 santri putri.

Sementara itu, Kelas Nasyid menjadi wadah bagi santri yang memiliki ketertarikan pada seni musik Islami. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Senin pukul 19.30–20.30 WIB dan dibimbing oleh Ustadzah Jannah. Kelas Nasyid diikuti oleh 30 santri, terdiri atas 11 santri putra dan 19 santri putri.

Bekal Santri untuk Akademik dan Kehidupan Bermasyarakat

Keberadaan kelas ekstrakurikuler ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan bekal tambahan bagi santri PERSADA UAD. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas di pesantren, tetapi juga dapat menunjang santri dalam menjalani kehidupan akademik, memasuki dunia kerja, serta berkontribusi di tengah masyarakat.

Melalui program tersebut, PERSADA UAD berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendorong santri untuk terus bertumbuh, berkreasi, dan mengembangkan potensi diri. Dengan demikian, santri tidak hanya memiliki bekal keilmuan dan keagamaan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat menjadi bagian dari pengembangan diri.

Bukan santri kaleng-kaleng, santri PERSADA UAD didorong untuk menjadi pribadi yang berilmu, berkemajuan, kreatif, terampil, dan siap memberikan kontribusi positif bagi umat dan masyarakat.