BPS Bantul Sensus Warga Asrama PERSADA, Agung Wibowo Jelaskan Pentingnya Pendataan Nasional

YOGYAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantul melakukan kunjungan ke Pesantren Mahasiswa KH. Ahmad Dahlan Universitas Ahmad Dahlan (PERSADA UAD) untuk melaksanakan pendataan sensus bagi santri dan pengurus yang tinggal di asrama, Rabu (21/10/2026), sebelum kegiatan perkuliahan dimulai.

Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Wakil Mudir PERSADA, Budi Jaya Putra. Selanjutnya, sembilan petugas sensus dibagi menjadi tiga kelompok untuk melakukan pendataan sesuai dengan pembagian kelas di PERSADA, sehingga proses sensus dapat berjalan secara terarah dan efektif.

Kepala BPS Kabupaten Bantul, Agung Wibowo, menjelaskan bahwa sensus merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memperoleh data yang akurat sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan. Ia juga memaparkan siklus pelaksanaan sensus nasional berdasarkan tahun penyelenggaraannya.

“Secara umum, tahun yang berakhiran nol digunakan untuk sensus penduduk, tahun berakhiran tiga untuk sensus pertanian, dan tahun berakhiran enam untuk sensus ekonomi,” jelas Agung.

Ia menambahkan, pada 2026, kegiatan pendataan dilaksanakan secara lengkap dengan mencakup aspek penduduk, pertanian, dan ekonomi. Oleh karena itu, pendataan di lingkungan asrama menjadi bagian dari upaya menjangkau masyarakat sesuai cakupan kegiatan sensus yang sedang berlangsung.

Asrama PERSADA UAD sendiri berlokasi di Jalan Ringroad Selatan, Kemutug, Tamanan, Banguntapan, Kabupaten Bantul, dan berada dalam satu kompleks dengan Kampus IV UAD. Lokasi tersebut menjadikan PERSADA sebagai salah satu lingkungan tempat tinggal mahasiswa yang turut menjadi sasaran pendataan.

Melalui kegiatan ini, BPS Kabupaten Bantul berharap proses pendataan dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh santri dan pengurus asrama. Partisipasi warga asrama dalam memberikan informasi yang diperlukan menjadi bagian penting dalam mendukung tersedianya data statistik yang berkualitas.

Kunjungan ini sekaligus menjadi sarana bagi warga PERSADA untuk mengenal lebih jauh pelaksanaan sensus dan peran data statistik dalam mendukung pembangunan. Dengan demikian, lingkungan pesantren mahasiswa tidak hanya menjadi ruang pembinaan keislaman dan kemuhammadiyahan, tetapi juga turut berpartisipasi dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah yang berdampak positif bagi masyarakat. (DF).