Farmasi UAD Gelar Edukasi dan Skrining Kesehatan bagi Santri Putri PERSADA

Tim Pengabdian Farmasi UAD Gelar Edukasi dan Skrining Kesehatan bagi Santri Putri PERSADA

Yogyakarta – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Pesantren Mahasiswa (PERSADA) K.H. Ahmad Dahlan menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Skrining Kesehatan bagi santri putri pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Islamic Center UAD ini disambut antusias oleh para peserta sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta sebelum memasuki tahapan skrining kesehatan. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, serta pengecekan kadar hemoglobin (Hb) sebagai langkah deteksi dini risiko anemia. Skrining ini bertujuan memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan para santri sekaligus menjadi dasar dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Usai skrining, kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi kesehatan yang menghadirkan dosen Program Studi Farmasi UAD, apt. Yudha Rizky Nuari, M.Sc., bersama dr. Mahda Adil Aufa sebagai narasumber. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai penerapan pola hidup sehat, pentingnya menjaga pola makan seimbang, serta langkah-langkah pencegahan diabetes melitus.

Pada kesempatan tersebut, narasumber juga memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan perempuan, terutama mengenai risiko anemia yang lebih tinggi dialami perempuan akibat kehilangan darah saat menstruasi.

“Perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia karena kehilangan darah setiap bulan saat menstruasi. Oleh karena itu, penting bagi santri putri untuk menjaga asupan zat besi dan rutin memantau kondisi kesehatannya,” ujar apt. Yudha Rizky Nuari, M.Sc.

Sesi edukasi berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pesantren.

Salah seorang peserta, Anindya, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Saya jadi memahami pentingnya mengonsumsi makanan yang kaya zat besi serta mengontrol konsumsi gula agar kesehatan tetap terjaga, baik untuk sekarang maupun di masa mendatang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan skrining dan edukasi kesehatan ini, diharapkan para santri putri PERSADA UAD semakin peduli terhadap kondisi kesehatan diri sejak dini. Selain memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan peserta, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif untuk membangun budaya hidup sehat di tengah aktivitas akademik dan kehidupan kepesantrenan yang padat.