Musyrif dan Santriwati PERSADA UAD Borong Juara pada Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 2026

Yogyakarta – Keluarga Besar Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta. Musyrif dan santriwati PERSADA berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2 pada Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival yang diselenggarakan oleh PK IMM FAI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Sabtu, 18 Juli 2026, bertempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Prestasi tertinggi diraih oleh Danar Andria, Musyrif PERSADA UAD, yang berhasil menyabet Juara 1 pada kategori individu. Sementara itu, Aninda Rahayu, santriwati PERSADA UAD, bersama tim GenTwoFive yang beranggotakan Arkan Taqi Adhiya Prigma Buana dan Varanssa Cloudys Dy September, berhasil meraih Juara 2 pada kompetisi yang sama.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kualitas produksi media digital yang dimiliki keluarga besar PERSADA mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Danar Andria mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. Menurutnya, hasil tersebut di luar ekspektasi karena sejak awal ia merasa kurang percaya diri terhadap karya yang dikirimkan.

“Senang pastinya. Saya tidak menyangka video saya mendapatkan Juara 1 karena sebelumnya saya cukup pesimis dengan hasil video yang saya buat,” ujarnya.

Dalam proses persiapan, Danar memulai dengan melakukan riset materi, menyusun naskah untuk konsep talking head, kemudian melanjutkan ke tahap produksi hingga penyuntingan video yang berlangsung sekitar tiga jam. Ia mengakui bahwa tantangan terbesar selama mengikuti perlombaan bukan berasal dari aspek teknis, melainkan dari rasa tidak percaya diri dan kekhawatiran akan kegagalan.

Di sisi lain, Aninda Rahayu juga menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah tim GenTwoFive berhasil meraih Juara 2.

“Jujur senang sekali karena bisa meraih juara di ajang yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi se-DIY,” ungkapnya.

Aninda menjelaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan sejak satu minggu sebelum babak final. Persiapan tersebut meliputi penentuan konsep dan tema video, survei lokasi pengambilan gambar, pemilihan kostum, serta penyiapan perangkat produksi. Setelah seluruh materi video selesai direkam, proses penyuntingan dilakukan secara mandiri oleh tim hingga menghasilkan karya yang siap dikompetisikan.

Meski demikian, ia mengakui bahwa manajemen waktu menjadi tantangan utama selama proses perlombaan. Jadwal produksi video harus dijalankan di tengah padatnya aktivitas perkuliahan dan penyelesaian tugas akademik.

Prestasi yang diraih Danar Andria dan Aninda Rahayu beserta tim GenTwoFive menunjukkan bahwa semangat berkarya, kerja keras, serta kemampuan berkolaborasi mampu menghasilkan karya kreatif yang berprestasi. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri, santriwati, dan pengurus PERSADA UAD untuk terus mengembangkan potensi diri serta mengharumkan nama pesantren dan Universitas Ahmad Dahlan melalui berbagai kompetisi di tingkat regional maupun nasional.