Musyrif PERSADA UAD Rifazul Mu’minin Dilantik sebagai Pimpinan Pusat IPM, Soroti Isu Gender di Kalangan Pelajar

YOGYAKARTA – Kabar membanggakan datang dari Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rifazul Mu’minin, musyrif PERSADA UAD sekaligus mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis, resmi dilantik sebagai anggota Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kaderisasi Rifazul di lingkungan Muhammadiyah, sekaligus menunjukkan kiprah kader PERSADA UAD di tingkat nasional.

Rifazul mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang ia emban. “Alhamdulillah, rasanya sangat bersyukur bisa sampai di titik ini. Terlebih lagi berkat doa dan restu kedua orang tua saya, Ayahanda Towoni L. Lamadi dan Ibunda Fauziah Langgido, serta para ustaz dan ustazah PERSADA UAD sehingga saya bisa berjuang hingga di tatanan Pimpinan Pusat,” ujarnya.

Ia menyadari bahwa amanah tersebut bukanlah hal yang ringan. Menurutnya, tanggung jawab di tingkat pusat membawa tantangan besar, khususnya dalam menangani persoalan gender di kalangan pelajar. Rifazul kini dipercaya sebagai anggota Bidang Pengarusutamaan Gender di Pimpinan Pusat IPM.

“Amanah ini sangat berat dan besar, apalagi berbicara tentang laki-laki dan perempuan. Kekerasan seksual saat ini bukan hanya terjadi pada perempuan, tetapi juga terhadap laki-laki. Kita melihat berbagai kasus yang muncul di media sosial, seperti pelecehan, fenomena sosial yang menyimpang, hingga pernikahan dini. Maka dari itu, bidang kami hadir untuk menuntaskan berbagai persoalan gender tersebut,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa perannya sebagai musyrif PERSADA UAD menjadi landasan kuat dalam menjalankan amanah tersebut, terutama dalam mengedepankan nilai amar ma’ruf nahi munkar dalam setiap gerakan.

Perjalanan Rifazul di IPM dimulai sejak masa mondok di Pondok Pesantren Putra Muhammadiyah Nunu, Palu. Saat itu, ia mulai aktif sebagai bagian dari KDI PR IPM MA Muhammadiyah Palu. Semangat berproses membawanya terus berkembang hingga dipercaya menjadi Ketua Umum PC IPM Palu Barat.

Tidak berhenti di situ, Rifazul melanjutkan kiprahnya di tingkat wilayah sebagai anggota Bidang Kajian Dakwah Islam PW IPM Sulawesi Tengah. Hingga akhirnya, perjalanan panjang tersebut mengantarkannya ke level nasional sebagai bagian dari Pimpinan Pusat IPM.

Ke depan, Rifazul berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran pelajar terhadap isu-isu gender yang kerap terabaikan. Ia juga mengajak seluruh kader IPM untuk terus berproses dan berkontribusi dalam menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.

“Ini bukan akhir, tetapi awal dari perjuangan yang lebih besar. Semoga saya bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan membawa manfaat bagi pelajar Indonesia,” pungkasnya.