Turut Pulihkan Trauma Korban Banjir di Gayo Lues, Santri Persada UAD Jadi Relawan Psikososial MDMC DIY
ACEH — Relawan psikososial Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) DIY turut ambil bagian dalam upaya pemulihan mental warga terdampak banjir di Aceh pada awal Desember hingga Januari yang lalu.
Salah satu relawan tersebut adalah Dessen Karunia Ananda, santri PERSADA UAD sekaligus mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Agama Islam.
Dessen terlibat langsung dalam pendampingan psikososial dengan peran utama pemulihan mental dan kondisi psikis warga yang terdampak bencana banjir.
Ia menilai bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi para korban.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan psikososial dilakukan dengan pendekatan sesuai kelompok usia. Untuk anak-anak, relawan mengajak bermain sambil belajar serta memberikan edukasi sederhana di kelas.
Sementara itu, bagi remaja dan orang dewasa, relawan mengadakan psikoedukasi guna membantu mereka memahami dan mengelola dampak psikologis pascabencana.
Relawan MDMC DIY kloter pertama ditugaskan di Kecamatan Gayo Lues, tepatnya di Dusun Tetinggi dan Dusun Remungkut.
Menurut Dessen, pendampingan psikososial menjadi hal yang sangat penting karena banyak korban banjir mengalami trauma akibat bencana yang dialami.
“kehadiran para relawan diharapkan mampu membantu meringankan beban psikologis warga,” ungkap Dessen.
Dalam proses pendampingan, relawan terlebih dahulu berupaya menggali kebutuhan warga, kemudian memberikan bantuan sesuai kemampuan dan kondisi di lapangan.
Pendekatan ini dilakukan agar proses pemulihan mental dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (MA/D).



Persada Uad
@persada_uad
+62 812-2738-5008

