Persada UAD Bekali Santri Hadapi UAS Melalui Taujihat wal Irsyadat Qobla Imtihan
Yogyakarta — Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (Persada UAD) melalui Bidang Akademik menyelenggarakan kegiatan Taujihat wal Irsyadat Qobla Imtihan Ujian Akhir Semester (UAS) Universitas Ahmad Dahlan Tahun Akademik 2025/2026 pada Ahad (26/7/2026) ba’da salat Maghrib di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan Kampus 4. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri Persada UAD sebagai bentuk pembinaan sekaligus penguatan spiritual dalam menghadapi Ujian Akhir Semester.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Mudir Persada UAD, Ust. H. Thonthowi, S.Ag., M.Hum., Ph.D. Dalam penyampaiannya, beliau berharap seluruh santri mampu menuntaskan masa pembinaan di Persada dengan husnul khatimah, sehingga ilmu, akhlak, dan amal yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di pesantren menjadi bekal terbaik dalam menjalani kehidupan.
Beliau menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan seorang muslim adalah ketakwaan dan tawakal kepada Allah SWT. Sebagai santri Persada, setiap perilaku hendaknya senantiasa mencerminkan nilai-nilai Islam, termasuk ketika menghadapi ujian. “Keberhasilan bukan hanya diukur dari nilai yang diperoleh, tetapi juga dari kejujuran, akhlak, dan ketakwaan yang menyertai setiap ikhtiar. Karena itu, kerjakanlah ujian dengan jujur dan jauhi segala bentuk kecurangan,” pesan Ust. H. Thonthowi.
Dalam tausiyahnya, beliau juga mengingatkan firman Allah SWT bahwa “manusia tidak akan memperoleh sesuatu selain dari apa yang telah diusahakannya.” Melalui ayat tersebut, beliau mengajak seluruh santri untuk merenungkan kembali sejauh mana ikhtiar yang telah dilakukan dalam mempersiapkan diri menghadapi Ujian Akhir Semester. Setelah berusaha secara maksimal melalui belajar dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, hasil akhirnya diserahkan sepenuhnya kepada Allah SWT dengan penuh tawakal.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa capaian akademik tidak akan memiliki makna apabila tidak disertai dengan akhlak yang baik. Nilai yang tinggi akan kehilangan keberkahannya apabila diperoleh melalui cara yang tidak jujur atau diiringi dengan perilaku yang menyakiti orang lain. “Jangan hanya mengejar nilai yang tinggi, tetapi jagalah akhlak, integritas, dan adab dalam setiap langkah. Ilmu yang diberkahi adalah ilmu yang diperoleh dengan cara yang benar,” ungkapnya.
Menjelang penutupan kegiatan, Ust. H. Thonthowi mengajak seluruh santri untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dalam mempersiapkan UAS dengan memperbanyak belajar dan mengulang materi. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh beliau, memohon kemudahan, keberkahan ilmu, serta kelancaran bagi seluruh santri dalam menghadapi Ujian Akhir Semester. Setelah doa bersama, kegiatan resmi ditutup sebelum waktu salat Isya dan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah. (Arin)



Persada Uad
@persada_uad
+62 812-2738-5008

