Santri Persada siap menjadi Santri Berwawasan Kebangsaan (Tinjauan Fiqih Politik)
Yogyakarta, Rabu, 07 Januari 2025 – Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan Universitas Ahmad Dahlan (PERSADA UAD) menggelar seminar wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. selaku DPR RI DIY 2024-2029 dan Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata PP Muhammadiyah. Dalam sesi sambutan Ustadz Thontowi selaku mudir PERSADA menyampaikan tentang “Menjaga ukhuwah islamiah, insaniah dan bathiniah demi keutuhan bangsa dan negara”. Kegiatan ini dilaksanakan di Amphiteater B Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan dan diikuti oleh santriwan dan santriwati PERSADA dari berbagai program studi dan fakultas.
Dalam berbangsa, diskusi tidak dapat dihindari. Para pendiri bangsa menyadari keberagaman suku dan budaya di Indonesia. Dalam menyusun sila-sila yang menjadi pegangan bangsa, para pendiri mempertimbangkan keberbedaan tersebut. Oleh karena itu, perlu ada kebijaksanaan yang harus dimiliki oleh pemimpin bangsa sebagaimana tertera dalam sila ke empat yang berbunyi “Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”
Di bawah kalimat “Bhineka tunggal Ika” keberbedaan suku dan budaya dan menjadi satu kesatuan dibawah republik Indonesia. Beliau mengungkapkan “Jangan apatis atau antu politik, dari politik lahir aturan negara, lahir ketentuan pajak, lahir RUU, lahir standar UMR”. Dalam hal ini, tidak mungkin sebuah aturan ditentukan oleh seluruh masyarakat sebuah negara, maka perlu adanya lembaga untuk mewakili aspirasi atau suara rakyat dalam membuat aturan-aturan tersebut. Jika dalam dunia politik hanya di isi oleh orang-orang yang mementingkan kepentingan pribadi, maka aturan-aturan yang dilahirkan hanya akan memberikan maslahat bagi sebagian orang saja dan kesejahteraan bangsa tidak akan tercapai.
Di akhir beliau menyampaikan bagaimana cara agar tidak apatis terhadap politik, yaitu Jadilah Dahlan muda yg sejati, karena Ahmad Dahlan tidak bisa melihat orang sekitar kelaparan kesusahan. Menurut beliau Output perguruan tinggi ada tiga, profesional, entrepreneur dan saintis berdasarkan kriteria learning environment.



Persada Uad
@persada_uad
+62 812-2738-5008

